Oktober 22, 2019

SMP ISLAM BAYANUL AZHAR, INTEGRASI MADIN SALAFIYAH DAN ICP

Tulungagung – Pada tahun ajaran baru 2019/2020 ini, YPID Bayanul Azhar akan menambah satu unit pelayanan baru yaitu SMP Islam Bayanul Azhar. Unit ini didirikan atas usulan dan desakan para wali santri, agar program-program yang sudah ada di SD Islam Bayanul Azhar dapat berjalan secara berkelanjutan. Apalagi, tidak semua sekolah lanjutan juga melaksanakan program khusus yang dilaksanan di SD Islam Bayanul Azhar seperti program madin salafiyah ala pondok pesantren dan International Class Program (ICP) yang menggunakan kurikulum Cambridge.

Sebagaimana sekolah-sekolah lainnya, sekolah ini melaksanakan pembelajaran dengan Kurikulum Nasional 2013 (K13). Kurikulum ini dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan saintifik dan model pembelajaran kontekstual. Melalui pendekatan saintifik itu, para siswa belajar secara ilmiah dan kreatif, dengan tahapan-tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan informasi (mengolah, menalar), dan mengkomunikasikan.

Sementara itu, sebagai ciri khas utama YPID Bayanul Azhar, dilaksanakan pembelajaran madrasah diniyah ala pondok pesantren, dengan menggunakan kitab-kitab klasik dengan makna bahasa Jawa (makno gandul Arab Pegon). Jika waktu di SD para siswa hanya belajar membaca kitab-kitab klasik tersebut, maka pada tingkat SMP ini mereka akan mempelajari makna dan memahami maksud dari apa yang dijelaskan dalam kitab-kitab klasik itu secara mendalam.

Disamping itu, bagi yang mampu dan berminat, program khusus pengembangan Bahasa Inggris melalui program International Class Program (ICP) dilanjutkan sesuai dengan tingkatannya. Sebagaimana diakui oleh banyak kalangan, program ini merupakan terobosan untuk mengakselerasi penguasaan bahasa Internasional (bahas Inggris) dengan lebih cepat dan mendalam. Apalagi, dengan menggunakan kurikulum Cambridge, program ini dapat mengajarkan pada siswa “original English” dengan mengedepankan aksen asli yang dipelajari via video pembelajaran.

SMP Islam Bayanul Azhar juga menawarkan program ekstrakurikuler khusus, disamping program ekstrakurikuler yang sudah ada sejak sekolah dasar, yaitu program ekstrakurikuler DESAIN GRAFIS. Program ini adalah program desain yang saat ini banyak diperlukan dan digunakan oleh masyarakat pada era Revolusi Industri 4.0 (masyarakat digital) untuk berbagai kepentingan. Meskipun hanya pada tahap pengenalan, dengan program ekstrakurikuler ini diharapkan para siswa sudah mampu untuk membuat karya seni grafis berbasis komputer untuk berbagai kepentingan.

Para siswa SMP Islam Bayanul Azhar juga dipersilahkan untuk mondok, karena di sekolah ini juga ada program SMP MONDOK, dimana disediakan asrama dengan MCKJ (mandi, cuci, kakus, dan jemur) yang menjadi satu dengan asrama. Pembelajaran pondok pesantren tidak lagi membebankan siswa dengan pembelajaran madin salafiyah yang full, karena materi madin salafiyah telah dipelajari secara terintegrasi dengan pelajaran di siang hari.

Pada malam harinya, di Pondok Pesantren Bayanul Azhar, para siswa akan belajar ilmu-ilmu al qur’an dan memperdalam pelajaran kurikulum formal yang dipelajari setiap hari. Pagi hari setelah Subuh para siswa akan diajari materi pengembangan bahasa Arab dan bahasa Inggris. Di waktu-waktu luang, para siswa akan belajar life skill bidang pertanian dan kecakapan hidup lainnya. (ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *