Menghijaukan Walikukun

Keluarga besar LP Ma’arif Kabupaten Tulungagung patut bersyukur. Setelah disepakatinya kerjasama antara LP Ma’arif dengan Perhutani, mulai saat ini LP Ma’arif Kabupaten Tulungagung memiliki bumi perkemahan. Bukit Walikukun yang terletak di Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung, menjadi pilihan LP Ma’arif untuk bumi perkemahan, kawasan reservasi hutan, pengembangan wisata agro, dan berbagai kegiatan lainnya yang berkaitan dengan pelestarian hutan.

Hari ini, Sabtu tanggal 3 Oktober 2020 siswa dan guru sekolah dan madrasah di bawah LP Ma’arif berkumpul di kawasan tersebut untuk mengadakan kegiatan penanaman pohon serta “Lomba Foto Penanaman Pohon” yang diikuti para siswa di sekolah dan madrasah LP Ma’arif di Tulungagung.

Ribuan bibit pohon disediakan oleh Pengurus Cabang LP Ma’arif dan ditanam bersama-sama dalam rangka menjaga kelestarian hutan dan mencegah erosi di bukit Walikukun ini.

“Penanman pohon bersama-sama ini tujuan intinya adalah mencegah erosi. Dengan penanaman pohon ini, diharapkan air tidak akan menggerus lahan di bukit itu. Apalagi disitu juga sudah ada sumber air, hanya saja jumlah debit airnya sangat kecil. Sehingga penanaman pohon ini merupakan upaya untuk mengikat air, dengan harapan sumber mata air di bukit itu semakin meningkat debit airnya,” kata H Kozin, M.Pd.I, Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Tulungagung beberapa saat yang lalu. Beberapa jenis pohon ditanam disitu, mulai dari bambu, trabesi dan lain-lain.

Kegiatan ini lomba foto penanaman pohon ini memiliki beberapa dimensi. Dari sisi penanamannya sendiri, kegiatan ini sangat menguntungkan bagi konservasi dan reboisasi bukit Walikukun. Dalam konteks yang lain, kegiatan ini mengenalkan peserta didik dengan dunia fotografi dan digital life, karena anak-anak harus mengupload foto hasil “jepretannya” di media massa, kemudian menandai akun medsos PC LP Ma’arif Kabupaten Tulungagung baik melalui facebook maupun instagram.

Kegiatan penanaman pohon dan lomba foto ini diikuti oleh para siswa dan guru dengan antusia. Puluhan lembaga mulai SD, MI, MTs, SMP, MA, SMA, dan SMK yang berada dibawah naungan LP Ma’arif Tulungagung mengikuti kegiatan ini. Tampak para kepala sekolah atau madrasah dari lembaga-lembaga itu juga ikut terjun langsung mendampingi para siswa untuk memberikan motivasi dan semangat pada para peserta lomba foto.

Penghijaun merupakan upaya terbaik untuk menjaga kelestarian lingkungan. Tanah miring di bukit Walikukun yang indah sangat rentan terjadi erosi jika dibiarkan gundul. Oleh karena itu, berbagai upaya untuk menghijaukan bukit itu harus dilaksanakan agar tanah tidak tergerus air. Akar pohon juga sangat bermanfaat untuk mengikat air sehingga mata air disitu dapat direvitalisasi. (ans)