Membangun Paragraf Efektif

Kalimat merupakan rangkaian kata. Selanjutnya paragraf merupakan beberapa kalimat yang memiliki satu pokok pikiran dan beberapa kalimat pendukung yang menguatkan pokok pikiran dalam paragraf itu. Kalimat-kalimat yang efektif akan membentuk paragraf efektif demikian juga sebaliknya.

Apa Pentingnya?

Paragraf yang efektif sarat makna, dapat mentransfer pengetahuan secara jelas, dan yang terpenting tidak membosankan ketika dibaca. Kita tahu, setiap pembaca ingin dengan mudah mendapatkan pesan dari tulisan kita. Apalagi, di dunia yang modern dengan seabrek kesibukkan yang dimiliki, para pembaca ingin cepat-cepat tahu hal-hal terpenting dari tulisan kita. Membaca cepat banyak dipilih oleh para pembaca untuk efisiensi waktu mereka.

Sementara paragraf yang tidak efektif terkesan “mulek”. Akibatnya pembaca kesulitan menemukan makna dan tulisan menjadi tidak menarik. Kesulitan ini mengakibatkan pembaca mudah bosan sehingga dengan cepat akan meninggalkan tulisan kita.

Menurut haloedukasi.com, ciri-ciri paragraf efektif adalah sebagai berikut.

  • Kesatuan fokus, merupakan salah satu ciri penting dalam suatu paragraf efektif. Suatu paragraf dianggap memiliki kesatuan fokus apabila hanya membahas satu ide pokok bacaan saja. Dengan kata lain, semua kalimat dalam paragraf tersebut membahas satu gagasan utama saja.
  • Hubungan antar kalimat menunjukan koherensi yang saling berkaitan. Ciri koherensi merupakan ciri penting dalam paragraf efektif. Agar suatu paragraf memiliki koherensi yang baik, maka kalimat-kalimat yang terkandung di dalamnya juga harus efektif. Antar kalimat harus saling berhubungan secara logis.
  • Pengembangan yang cukup memadai dalam mengembangkan gagasan utama. Dengan demikian ide pokok utama tersampaikan dengan baik oleh penulis. Pembaca akan dengan mudah mendapatkan gambaran mengenai ide yang disampaikan. Pembaca tidak perlu lagi bertanya-tanya mengenai topik yang dibahas penulis. mampu mengarahkan pembaca ke mana arah pembicaraan topik utama. Kesatuan fokus, merupakan salah satu ciri penting dalam suatu paragraf efektif. Suatu paragraf dianggap memiliki kesatuan fokus apabila hanya membahas satu ide pokok bacaan saja. Dengan kata lain, semua kalimat dalam paragraf tersebut membahas satu gagasan utama saja.
  • Hubungan antar kalimat menunjukan koherensi yang saling berkaitan. Ciri koherensi merupakan ciri penting dalam paragraf efektif. Agar suatu paragraf memiliki koherensi yang baik, maka kalimat-kalimat yang terkandung di dalamnya juga harus efektif. Antar kalimat harus saling berhubungan secara logis.
  • Pengembangan yang cukup memadai dalam mengembangkan gagasan utama. Dengan demikian ide pokok utama tersampaikan dengan baik oleh penulis. Pembaca akan dengan mudah mendapatkan gambaran mengenai ide yang disampaikan. Pembaca tidak perlu lagi bertanya-tanya mengenai topik yang dibahas penulis.

Membangun Kalimat Efektif

Untuk membuat paragraf yang efektif, lebih dulu kita harus membuat kalimat yang efektif pula. Berikut beberapa contoh kalimat efektif dan tidak efektif :

Tidak efektifEfektif
Pak Toni melakukan penyembelihan korbanPak Toni menyembelih kurban
Kartono pergi ke sewah. Setelah itu Kartono mengairi sawahnya.Kartono pergi ke sawah untuk mengairinya.
Untuk mempersingkat waktu, kami akan melanjutkan rapat ini.Untuk menghemat waktu, kami lanjutkan rapat ini.
Kita harus mengembalikan kepribadian kita yang sudah tidak lagi peduli terhadap masyarakat miskin.Kita harus memperbaiki kepribadian kita yang sudah tidak peduli terhadap orang miskin.

Membangun Paragraf Efektif

Paragraf efektif adalah paragraf yang dapat menyampaikan pesannya dengan jelas. Sehingga pembaca dapat cepat memahami isi dari paragraf itu. Untuk membangunnya, seorang penulis harus dapat memilih satu pokok pikiran yang dituangkan dalam satu kalimat utama, kemudian melengkapinya dengan kalimat penjelas dan pendukung.

Perhatikan contoh berikut ini:

Tidak EfektifEfektif
Sinta adalah adalah cantik dan menarik. Teman-temannya banyak yang menyukai dirinya. Karena Sinta anak yang cantik dan mudah berteman. Di sekolahnya Sinta juga anak yang selalu menjadi teladan. Ia tidak pernah datang terlambat pada saat ke sekolah dan ia juga sangat pandai dalam pelajaran di sekolah.Sinta cantik dan menarik. Teman-teman sangat menyukainya. Ia tidak hanya cantik tetapi juga mudah berteman. Di sekolah, Sinta adalah teladan. Ia selalu datang tepat dan pandai dalam berbabai pelajaran.
Menulis tidak saja merupakan aktivitas yang menyenangkan tetapi menulis juga merupakan aktivitas yang membuat hati kita menjadi bahagia. Karena dengan menulis kita dapat mencurahkan apa-apa yang ada di dalam hati sanubari kita sehingga kita dapat menumpahkan perasaan kita. Menulis juga dapat mengasah pikiran kita sehingga pikiran kita menjadi segar.Menulis adalah aktivitas yang menyeangkan. Dengan menulis hati kita akan bahagia. Mengapa? Karena kita dapat mencurahkan isi hati dan perasaan kita. Selain itu menulis juga dapat mengasah dan menyegarkan pikiran kita.

Intinya, untuk membuat paragraf yang efektif maka kalimat pembangunnya juga harus merupakan kalimat yang efektif pula. Secara global kalimat yang efektif memiliki ciri-ciri khusus yaitu :

  1. sepadan (memenuhi unsur gramatikal)
  2. hemat (tidak banyak pengulangan kata)
  3. cermat dalam pemilihan kata (diksi)
  4. logis/masuk akal
  5. terpadu

Selamat menulis!